Muntaza. 2014. Silang-Sengkarut: Perjuangan Tanah Air Orang Talang Mamak. Working Paper, WP Sajogyo Institute No.04/2014.


“Srek…srek..srek..srek..” Suara gesekan itu memilukan telinga. Terpaksa bangun dan sedikit membuka mata; mengintip asal suara gesekan itu. Di tengah pijar pelita yang menahan gelap ruangan, Nenek Sila duduk di depan nyala pelita. Tangannya kanan mengenggam kayu tipis nan kecil. Kayu itu digosokan ke helai per helai rumbai. Di tengah gelap, di tengah kelelapan tidur, Nenek Sila di mata saya seperti orang yang salat tahajud. Kuning pancaran pelita mungkin yang menimbulkan efek itu. Tapi Nenek Sila adalah perempuan tua yang memang tak banyak bicara. Ia lebih banyak bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *