Pandemi COVID-19 telah menghancurkan berbagai sektor ekonomi Indonesia; pelambatan rantai pasok dan produksi global mengakibatkan ketidakstabilan perputaran ekonomi serta mempertajam kerentanan masyarakat yang sudah rentan. Pandemi COVID-19 menampakkan lebih jelas pembentukan ketimpangan relasi ekonomi politik: sekelompok elite pengusaha tetap mampu menggencarkan sepak terjangnya untuk mempertahankan gurita bisnis dan akumulasi kapital, sementara mayoritas masyarakat terjerembab dalam kerentanan sistemik serta bersusah payah untuk mampu bertahan hidup. Ironisnya, kebijakan yang digodok terburu-buru untuk ditetapkan di masa COVID-19 adalah kebijakan yang memuluskan kepentingan oligarki ekonomi, sementara kelompok-kelompok rentan seolah dibiarkan untuk menemukan solusinya sendiri. Padahal, kerentanan mayoritas masyarakat ini lahir dari sistem ekonomi timpang yang dibentuk oleh oligarki ekonomi tersebut.

Policy Brief ini dapat diunduh melalui link di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *