Antara Otonomi dan Ketergantungan: Kajian Kesejahteraan Petani dalam Pendekatan Chayanovian

Working Paper ini dibuat bertujuan untuk mengelaborasikan kesetimbangan antara tingkat otonomi dan tingkat ketergantungan sebagaimana yang dikenal dalam tradisi Chayanovian. Tradisi tersebut digunakan untuk menganalisis pertanian berbasis keluarga yang secara intensif terlihat setimbang antara tenaga kerja produktif dan jumlah pemakai (consumer) dan kesetimbangan antara pengurasan tenaga kerja dan hasil atau manfaat yang diperoleh. Analisis tersebut […]

Read More

Enclosure dan Kebijakan Penguasaan Lahan

Enclosure adalah konsep penting dalam memahami bagaimana negara, secara berkelanjutan, bekerja mengukuhkan komodifikasi terhadap lahan dan sumber-sumber alam. Melalui pendekatan historis, konsep enclosure (pemagaran) telah mewujud sepanjang mekanisme kebijakan-kebijakan sektoral dalam penguasaan lahan dan privatisasi. Mekanisme-mekanisme tersebut bertujuan secara intensif untuk memperoleh lahan skala besar dengan mengkategorisasikan penguasaan lahan (baik tanah-negara maupun kepemilikan properti pribadi), dan pemanfaatan lahan (status […]

Read More

Pemutakhiran Naskah Hasil Konferensi Tenurial 2011 (Melihat Ulang Potret Masalah Tenurial dalam Ragam Krisis Sosial-Ekologis dan Modus Baru Perampasan Ruang Hidup Rakyat)

Konferensi tenurial Masyarakat Sipil di Lombok telah berlangsung 6 tahun, sejak 2011 lalu. Naskah tersebut berjudul “Menuju Kepastian dan Keadilan Tenurial: Pandangan Kelompok Masyarakat Sipil tentang Prinsip, Prasyarat, dan Langkah Mereformasi Kebijakan Penguasaan Tanah dan Kawasan Hutan di Indonesia”. Sekitar 17 lembaga Masyarakat Sipil Indonesisa melalui naskah ini mengusulkan tiga ranah perubahan sebagai cara mereformasi […]

Read More

Wakaf Sebagai Jalan Reforma Agraria

Wakaf Sebagai Jalan Reforma Agraria Reforma agraria di Indonesia menganut model redistributive yang bercorak neo-populisme. Model ini menetapkan sekaligus “batas bawah” dan “batas atas” penguasaan lahan pertanian,sebagaimana diatur dalam UU No. 56 PRP tahun 1960. Sayang, visi transformasi agraria semacam ini, yang ditujukan untuk melahirkan kelas menengah petani yang kuat, tidak kunjung terwujud hingga sekarang. […]

Read More

Pembangunan Pariwisata dan Perampasan Ruang Hidup Rakyat: KSPN Menjawab Masalahnya Siapa?

Adinugraha AG, Baskoro BC, Hekmatyar V. 2017. Pembangunan Pariwisata dan Perampasan Ruang Hidup Rakyat: KSPN Menjawab Masalahnya Siapa? [Kertas Kerja]. Bogor: Sajogyo Institute. Secara administratif, Desa Ranupani terletak di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, dengan posisi geografis antara 08° 00′ 20.4583″ LS dan 112° 55′ 51.6481″ BT. Penamaan Desa Ranupani merujuk pada keberadaan danau […]

Read More

Ekowisata: Sebuah alternatif krisis sosial-ekologis?

Syam M, Aprillia T, Maulana I. 2017. Ekowisata: Sebuah alternatif krisis sosial-ekologis? [Kertas Kerja] Bogor: Sajogyo Institute. Disaat situasi ekonomi global tak menentu, justru jumlah orang yang berwisata ke luar negeri semakin meningkat. Dalam tahun 2014 terjadi peningkatan sebanyak 5 % dari tahun sebelumnya, dan diperkirakan sebanyak 1.11 milyar orang berpergian untuk kebutuhan melancong ke luar […]

Read More

Di Balik Krisis Agraria dan Ekosistem Kepulauan Seribu: Apakah Wisata Bahari adalah Jawabannya?

Bahri AD, Hamdani A, Wibowo A. 2017. Di Balik Krisis Agraria dan Ekosistem Kepulauan Seribu: Apakah Wisata Bahari adalah Jawabannya? [Kertas Kerja]. Bogor: Sajogyo Institute. Kepulauan Seribu dari beberapa dekade telah mengalami degradasi dan kerusakan ekosistem yang tinggi. Kerusakan tersebut akibat perubahan alat tangkap masyarakat nelayan, semakin menyempitnya wilayah darat-pemukiman bagi masyarakat, limpahan limbah minyak […]

Read More

Desa Kalisari yang Tak Indah Lagi

Jaetuloh A. 2016. Desa Kalisari yang Tak Indah Lagi. Working Paper No.03/2016-WP SAINS.   Banyak yang mengira bahwa masyarakat desa hari ini masih banyak yang bekerja di bidang pertanian, seperti mencangkul, membajak dan juga memanem. Asumsi ini menjadi gambaran umum tentang Desa. Selain kehidupan di bidang pertanian, desa juga dianggap masih memiliki suasana yang asri, […]

Read More

Tanah, antara Kehidupan dan Kehancuran

Pelu ABM. 2016. Tanah, antara Kehidupan dan Kehancuran. Working Paper No.06/2016-WP SAINS. Ruang hidup hancur akibat tanah menjadi barang dagangan, serta bertumbuhnya perusahaan, pabrik-pabrik, yang mengakibatkan masyarakat kehilangan pengetahuan tradisionalnya, budaya, serta kehidupan sosial yang dilandaskan atas nilai kekeluargaan. Menjadi pekerja di perusahaan, sebenarnya seperti diperbudak tetapi pilihan itu sudah tidak bisa dina6kan, karena ketergantungan […]

Read More

Jebakan Ancaman Ekologis di Lebak Selatan

Mulyana. 2016. Jebakan Ancaman Ekologis di Lebak Selatan: Kisah Persaudaraan dan Kebersamaan Ruang Hidup. Working Paper, No.05/2016-WP SAINS Udara sejuk cenderung terasa dingin di kampung Kulantung Tonggoh. Suara burung terdengar jelas di telinga dengan beragam jenis. Pagi sekitar pukul 5 si ema sudah bangun dan saya lihat hampir selesai masak di dapur. Rencananya hari ini […]

Read More