MIFEE dan Perempuan Adat Malind

Muntaza. 2014. MIFEE dan Perempuan Adat Malind. Working Paper,  WP Sajogyo Institute No.02/2015. Dalam praktiknya, MIFEE terlalu sering bergonta-ganti kostum. Tentunya tidak dimaksudkan menghibur laiknya seorang badut, namun–sejauh pengamatan saya–“keliatan” proyek itu erat terkait dengan ambisi negara dan kapital dalam memastikan peralihan tanah bersamaan dengan sirkulasi kapital tetap berlangsung. “Keliatan” proyek MIFEE ini sedari mula […]

Read More

Sawah Dilingkung Adat Buhun

Hasanul I. 2016. Sawah Dilingkung Adat Buhun. Working Paper No.04/2016-WP SAINS. Masyarakat Karangligar sebenarnya menyadari betapa pentingnya memiliki sawah. Sawah sudah dianggap sebagai tempat makan. Perseteruan di masa lalu dalam hal kepemilikan lahan sawah mulai dari perseteruan dengan para jawara dalam memperebutkan lahan sawah dan sebab-sebab dari pengaruh luar akan memenuhi kebutuhan seperti kebutuhan makan […]

Read More

Meneropong Peta-peta Wilayah Adat dalam Kerangka Kebijakan Indonesia

Pramono AH, Roewiastuti MR, Siscawati M. 2014. Meneropong Peta-peta Wilayah Adat dalam Kerangka Kebijakan Indonesia. Working Paper, WP Sajogyo Institute No.11/2014. Berbagai kebijakan agraria yang dikembangkan rejim-rejim politik yang berkuasa di Indonesia sejak jaman kolonial hingga abad 21 ini memiliki karakter-karakter tertentu yang serupa, yaitu pengadaan tanah skala luas oleh instansi-instansi pemerintah untuk mendukung produksi […]

Read More

Mencari Makroman di Tanah Pinjaman: Perempuan Makroman di Tengah Perubahan Agraria dan Perjuangan Komunitas Menghadapi Pengerukan Batubara

Maimunah S. 2014. Mencari Makroman di Tanah Pinjaman: Perempuan Makroman di Tengah Perubahan Agraria dan Perjuangan Komunitas Menghadapi Pengerukan Batubara. Working Paper, WP Sajogyo Institute No.10/2014. Hutan yang dikaji dalam riset ini difokuskan pada kawasan hutan yang dialokasikan sebagai Hutan Tanaman Industri (HTI) di Sumatera Selatan, dengan mengambil lokasi pada Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini […]

Read More

Bisnis Biji Kakao Dunia dan Petani Kecil di Sulawesi Tengah

Yanuardy D. 2014. Bisnis Biji Kakao Dunia dan Petani Kecil di Sulawesi Tengah. Working Paper, WP Sajogyo Institute No.09/2017. Siapa tak kenal cokelat? Ia menjadi makanan dan minuman favorit bagi banyak orang di berbagai belahan dunia. Ada banyak sekali produk cokelat yang diproduksi dengan berbagai merek, kemasan yang menarik dan ditunjang iklan yang mempesona. Namun, […]

Read More

Perampasan Ruang Hidup melalui Pendekatan Tubuh

Saluang S. 2014. Perampasan Ruang Hidup melalui Pendekatan Tubuh. Working Paper, WP Sajogyo Institute No.07/2014. Kutipan di atas, dengan sangat padat menggambarkan bagaimana dari bentang geografis, tumbuh ruang dan seterusnya membentuk aliran sejarah tertentu yang panjang pada level global, bermula dari akar komoditas rempah yang tumbuh justru di pedalaman (kepulauan Maluku). Sejarah ini, bisa dimungkinkan […]

Read More

Tanah Pesisir Urutsewu: Tanah Milik, Tanah Desa, ataukah Tanah Negara? (Konflik Tanah Pesisir di Kebumen, Jawa Tengah)

Luthfi AN. 2014. Tanah Pesisir Urutsewu: Tanah Milik, Tanah Desa, ataukah Tanah Negara? (Konflik Tanah Pesisir di Kebumen, Jawa Tengah). Working Paper, WP Sajogyo Institute No.6/2014. Konflik pertanahan terjadi ketika suatu wilayah dimasukkan ke dalam areal konsesi menggunakan hak atau ijin, berbasis klaim hak (right) maupun kekuasaan (power). Di Urutsewu dasar kekuasaan yang dimiliki oleh […]

Read More

Silang-Sengkarut: Perjuangan Tanah Air Orang Talang Mamak

Muntaza. 2014. Silang-Sengkarut: Perjuangan Tanah Air Orang Talang Mamak. Working Paper, WP Sajogyo Institute No.04/2014. “Srek…srek..srek..srek..” Suara gesekan itu memilukan telinga. Terpaksa bangun dan sedikit membuka mata; mengintip asal suara gesekan itu. Di tengah pijar pelita yang menahan gelap ruangan, Nenek Sila duduk di depan nyala pelita. Tangannya kanan mengenggam kayu tipis nan kecil. Kayu […]

Read More

Konflik Agraria-Struktural di Wilayah Masyarakat Adat: Sebuah Bibliografi Beranotasi

Muntaza. 2014. Konflik Agraria-Struktural di Wilayah Masyarakat Adat: Sebuah Bibliografi Beranotasi. Working Paper-Sajogyo Institute, No.05/2014. Sukar untuk menerima pendapat, bahwa harta domein itu hanya berupa lahan yang diolah, khusus untuk raja, sedangkan hutan dan tanah liar berada diluar domein. Demikian pula sukar untuk menerima bahwa penduduk yang begitu jarang di daerah luas, sampai akhir zaman […]

Read More